Dinas Pertanian Biak Numfor Siapkan Penanaman 12.000 Bibit Cabai Rawit untuk Mendukung Pengendalian Inflasi Daerah
Penulis: Max Kafiar
3 hari yang lalu
Dinas Pertanian Biak Numfor Siapkan Penanaman 12.000 Bibit Cabai Rawit untuk Mendukung Pengendalian Inflasi Daerah
Biak Numfor, 24 Juli 2026 – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Biak Numfor melalui Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura melaksanakan kegiatan persiapan penanaman cabai rawit di Balai Benih Utama (BBU) Hortikultura Maneru dan BBU Perkebunan Maneru, Distrik Biak Utara, Jumat (24/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengendalian Inflasi Daerah yang didanai melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2026.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Yohana Wonar, SE mengatakan “Program tersebut dirancang untuk meningkatkan produksi cabai rawit sebagai salah satu komoditas strategis yang berpengaruh terhadap stabilitas harga pangan. Pada tahap awal akan dilakukan penanaman 3.000 anakan cabai rawit, kemudian dilanjutkan secara bertahap hingga mencapai 12.000 anakan sesuai dengan jadwal penanaman yang telah disusun oleh tim teknis”.
Pelaksanaan program akan melibatkan empat kelompok tani Orang Asli Papua (OAP) yang berada di sekitar kawasan Balai Benih Utama Maneru. Melalui pola kemitraan ini, pemerintah daerah berharap kapasitas petani lokal terus meningkat, baik dalam aspek budidaya, pemeliharaan tanaman, hingga pengelolaan hasil panen, sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat
Dalam pelaksanaannya, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan juga menjalin kerja sama dengan Yonif TP 858/MSB yang berkedudukan di sekitar lokasi kegiatan. Melalui sinergi tersebut, personel Yonif akan mendukung masyarakat dalam berbagai tahapan budidaya cabai, mulai dari persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga pendampingan kegiatan di lapangan. Kolaborasi ini menjadi wujud kemitraan antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan serta memperkuat upaya pengendalian inflasi di Kabupaten Biak Numfor.
Selain memastikan kesiapan lahan dan sarana pendukung, tim Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura juga melakukan koordinasi teknis bersama pengelola Balai Benih Utama Maneru dan mitra pelaksana guna memastikan seluruh tahapan penanaman dapat berjalan sesuai dengan standar budidaya yang baik.
Melalui penanaman bertahap hingga 12.000 anakan cabai rawit, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor menargetkan produksi cabai dapat memasuki masa panen secara berkesinambungan. Strategi penanaman bertahap ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan pasokan cabai rawit pada bulan Desember 2026 hingga Triwulan I Tahun 2027, sehingga dapat membantu menjaga stabilitas harga di pasar, mengurangi risiko lonjakan inflasi akibat keterbatasan pasokan, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura menyampaikan bahwa “Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pihak. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, kelompok tani Orang Asli Papua, dan Yonif TP 858/MSB diharapkan menjadi contoh kemitraan yang produktif dalam mendukung pembangunan sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Biak Numfor” menutup penyampaiannya. (marx carl)