Header Logo
Peran Strategis Tenaga Paramedis Veteriner dalam Swasembada Ayam Potong, Pengendalian Zoonosis, dan Kesiapan SDM di Kabupaten Biak Numfor

Peran Strategis Tenaga Paramedis Veteriner dalam Swasembada Ayam Potong, Pengendalian Zoonosis, dan Kesiapan SDM di Kabupaten Biak Numfor

Penulis: Dominggus K. 1 bulan yang lalu

Peran Strategis Tenaga Paramedis Veteriner dalam Swasembada Ayam Potong, Pengendalian Zoonosis, dan Kesiapan SDM di Kabupaten Biak Numfor

By Dominggus K.

Tenaga paramedis veteriner memegang peranan kunci dalam memastikan pembangunan peternakan berjalan maju, aman, dan berkelanjutan. Keberadaan mereka menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan hewan di lapangan, khususnya dalam mendukung swasembada ayam potong dan pencegahan penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia. Bagi Kabupaten Biak Numfor, kebutuhan tenaga paramedis veteriner semakin mendesak seiring peningkatan populasi unggas, pengembangan RPHU, dan program ketahanan pangan daerah.

 1. Mendukung Swasembada Ayam Potong di Kabupaten Biak Numfor

Swasembada tidak cukup hanya mengandalkan bibit, pakan, dan sarana produksi. Kunci keberhasilan ada pada layanan kesehatan hewan yang profesional dan terukur. Paramedis veteriner berperan dalam:
Vaksinasi rutin pada DOC hingga menjelang panen untuk mencegah penyakit ND, Gumboro, AI, dan penyakit unggas lain yang dapat menurunkan produktivitas.

  • Monitoring kesehatan kandang secara berkala untuk deteksi dini penyakit.
  • Pendampingan teknis kepada peternak, khususnya peternak baru, kelompok wanita tani, dan UMKM unggas.
  • Penerapan biosekuriti dan pengobatan tepat, sehingga pertumbuhan ayam efisien dan angka kematian rendah.
  • Dengan dukungan paramedis veteriner yang terampil, Biak dapat meningkatkan produksi ayam potong secara mandiri dan mengurangi ketergantungan pasokan luar daerah.

 
2. Garda Terdepan Pengendalian Penyakit Zoonosis

Biak adalah daerah kepulauan dengan mobilitas hewan yang tinggi. Untuk itu, paramedis veteriner sangat strategis dalam:
  • Surveilans, pelaporan cepat, dan penanganan kasus hewan sakit untuk menghindari penyebaran penyakit zoonosis seperti AI, rabies, leptospirosis, dan antraks.
  • Edukasi masyarakat tentang cara aman memelihara unggas dan hewan lain.
  • Kolaborasi lintas sektor (One Health) antara dinas kesehatan, pemerintah distrik, dan pemangku kepentingan lainnya.
  • Peran ini memastikan kesehatan masyarakat tetap terjaga dan Biak menjadi daerah yang aman terhadap ancaman penyakit menular dari hewan ke manusia.

 
3. Kebutuhan Mendesak Tenaga Paramedis Veteriner di Biak

Seiring pembangunan RPHU, peningkatan peternakan unggas, dan dorongan ketahanan pangan, Kabupaten Biak Numfor membutuhkan tambahan tenaga paramedis veteriner yang:
  • Memiliki kompetensi teknis kesehatan hewan.
  • Menguasai standar biosafety dan biosecurity.
  • Mampu menangani pelayanan kesehatan unggas, ternak besar, dan kasus zoonosis.
  • Siap ditempatkan di distrik-distrik untuk memperluas cakupan layanan.
  • Ketersediaan SDM kesehatan hewan yang memadai akan menjadi penentu utama keberhasilan program daerah, termasuk operasional RPHU Biak untuk menyediakan daging ayam yang aman, sehat, utuh, halal, dan thayyib.


4. Kesiapan Biak Melalui Pelatihan Tersertifikasi BBPKH

Sebagai langkah memperkuat SDM, pemerintah Kabupaten Biak Numfor telah menunjukkan komitmen melalui:

  •  Pelatihan Paramedis Veteriner Tersertifikasi di BBPKH
  • BBPKH sebagai lembaga pelatihan resmi Kementerian Pertanian memberikan:
  • Pelatihan kompetensi paramedis veteriner sesuai standar nasional.
  • Sertifikasi profesi, sehingga kemampuan tenaga lapangan terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.
  • Penguatan kapasitas dalam vaksinasi, penanganan penyakit, pemeriksaan hewan, manajemen farmasi hewan, dan prosedur darurat zoonosis.
  • Pembekalan SOP kesehatan hewan, biosekuriti, dan teknik pemeriksaan ante-mortem maupun post-mortem.
  • Dengan mengirim tenaga paramedis untuk mendapatkan pelatihan dan sertifikasi di BBPKH, Biak semakin siap memperkuat pelayanan kesehatan hewan dari hilir hingga hulu.

 
Penutup

Menghadapi tuntutan peningkatan produksi unggas, operasional RPHU, serta ancaman zoonosis, tenaga paramedis veteriner adalah pilar utama dalam menjaga kesehatan hewan dan masyarakat. Kabupaten Biak Numfor memiliki komitmen kuat menyiapkan SDM melalui pelatihan tersertifikasi di BBPKH agar pelayanan kesehatan hewan semakin profesional, cepat, dan tepat.
Dengan dukungan paramedis veteriner yang unggul, Biak dapat mewujudkan:
  • Swasembada ayam potong,
  • Pengendalian zoonosis yang efektif, serta
  • Ketahanan pangan hewani yang mandiri dan berkelanjutan.

 

Syowi..

Info Kontak

Jl. Majapahit No.1, Samofa, Kec. Samofa, Kabupaten Biak Numfor, Papua 98111

Copyright © DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN Kabupaten Biak Numfor